Home Wisata Grojogan Watu Purbo Tawarkan Keindahan Puncak Merapi Merbabu dari Dasar Air Terjun

Grojogan Watu Purbo Tawarkan Keindahan Puncak Merapi Merbabu dari Dasar Air Terjun

4 min read
0
0
192

Bagi yang sedang mencari alternatif liburan panjang tahun baru hijriah besok, Grojogan Watu Purbo di Dusun Bangunrejo Tempel Sleman bisa menjadi pilihan. Indahnya puncak gunung Merapi dan Merbabu di pagi hari dapat dinikmati dari dasar air terjun bertingkat enam ini.

Pada dasarnya, Grojogan Watu Purbo merupakan bendungan yang memiliki struktur bertingkat enam. Tingginya struktur bendungan menjadikan air yang mengalir seolah air terjun yang saling menghujam. Keindahan ini didukung juga oleh pemandangan alam khas pedesaan serta penampakan dua puncak gunung Merapi dan Merbabu di bagian atas bendungan.

Adanya batu-batu besar yang berasal dari aliran lahar dingin gunung Merapi semakin menambah nuansa keindahan wisata alam ini. Di musim kemarau seperti sekarang, kejernihan airnya pun semakin menambah betah wisatawan untuk berlama-lama.

Makanan khas pedesaan di Sleman seperti jadah dan tempe bacem sangat cocok dijadikan teman menyantap kopi panas di warung-warung yang tersedia. Bagi yang lelah datang menggunakan sepeda, beberapa warung juga menyediakan es dawet hitam untuk pengobat dahaga. Terkait dengan harga, semuanya tidak ada yang akan menguras isi kantong karena hanya berkisar di bawah sepuluh ribu rupiah.

Walaupun masih terus dikembangkan, Grojogan Watu Purbo sudah terlanjur populer sehingga setiap hari selalu ada kunjungan. Bahkan setiap akhir pekan, pengunjungnya bisa mencapai ribuan orang khususnya pesepeda. Menurut Asep, salah satu pesepeda yang berkunjung, ia tertarik datang karena alam yang asri serta medan yang datar dari tempat tinggalnya. “Bayarnya Cuma 2.000 bisa bawa masuk sepeda sampai air terjun juga,” terangnya menjawab pertanyaan Yogyakarta TIMES di lokasi.

Dari pantauan Yogyakarta TIMES, untuk menuju lokasi saat ini sudah dapat menggunakan kendaraan roda empat. Walaupun jalan hanya cukup dilalui satu kendaraan saja, namun sudah ada petugas jaga untuk mengatur lalu lintas kendaraan, khususnya roda empat. Hanya saja untuk yang datang bersama rombongan besar, pengunjung masih harus berjalan kaki sekitar 1 kimometer. Sedangkan untuk lokasi parkir sudah sangat memadahi dan mampu menampung hingga ratusan mobil.

Grojogan Watu Purbo ini sebenarnya bendungan biasa yang dibangun tahun 1975 silam untuk menahan derasnya aliran Sungai Krasak ketika musim hujan. Namun karena sering menjadi tujuan para pesepeda di awal tahun 2019 lalu, masyarakat Bangunrejo sepakat bergotongroyong mengembangkan menjadi tujuan wisata. Akhirnya, pada November 2019 mulai ramai dikunjungi wisatawan dan sering dijadikan sebagai spot selfi. “Jadi ide menjadikan tempat ini tujuan wisata spontanitas,” kata Maryono Ketua Pokdarwis Bangunrejo menceritakan sejarah awalnya.

Load More Related Articles
Load More By Informasi Seputar Bantul
Load More In Wisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *